Lembah Pelangi Sekupang: Wisata Alam Instagramable di Batam, Sensasi Makan di Atas Air!

Lembah Pelangi Sekupang: Wisata Alam Instagramable di Batam, Sensasi Makan di Atas Air!

Batam – Di tengah hiruk-pikuk kota yang tak pernah benar-benar tidur, siapa sangka Batam menyimpan surga kecil bernama Lembah Pelangi — destinasi wisata alam bernuansa pedesaan yang kini jadi perbincangan warga.

Terletak di Kelurahan Tanjung Pinggir, Sekupang, hanya sekitar 15 menit dari pusat kota, tempat ini menawarkan kesejukan dan ketenangan yang sulit ditemukan di tengah gemerlap Batam. Suara gemericik air, kicauan burung, dan semilir angin sore berpadu menciptakan harmoni alami yang menenangkan jiwa.

Baca juga: Batam Kembali Hidupkan Tradisi Bahari: Sea Eagle Boat Race 2025 Jadi Magnet Wisata Dunia

“Konsepnya kami buat alami. Kami ingin orang datang bukan hanya untuk makan, tapi juga untuk relaksasi—sekaligus terapi dari penatnya aktivitas sehari-hari,” ujar Odit, pengelola Lembah Pelangi, sambil tersenyum menyambut tamu di pintu masuk.

Lembah Pelangi Sekupang: Wisata Alam Instagramable di Batam, Sensasi Makan di Atas Air!
Tempat makan yang unik di Lembah Pelangi Sekupang (ig:lembah pelangi)

Salah satu daya tarik utama Lembah Pelangi adalah area makan di atas air. Meja-meja kayu ditata di atas kolam dangkal berisi ratusan ikan hias berwarna-warni. Pengunjung bisa menikmati hidangan sambil merendam kaki di air jernih — sensasi unik yang jarang ditemukan di tempat lain.

“Anak-anak saya betah banget. Sambil makan, mereka kasih makan ikan dan main air. Tempatnya adem, bersih, dan harganya juga terjangkau,” tutur Ani, warga Batu Ampar yang datang bersama keluarganya.

Camping dan Hiking

Selain kuliner khas kampung dan aroma kopi yang menggoda, Lembah Pelangi juga menyediakan area camping ground lengkap dengan fasilitas dasar. Cocok bagi keluarga atau komunitas yang ingin merasakan suasana malam di bawah taburan bintang.

“Pagi hari paling enak untuk hiking,” tambah Odit sambil menunjukkan jalur alami menuju bukit kecil di belakang area wisata. “Jalur ini aman untuk semua umur, udaranya segar, dan pepohonannya rindang.”

Saat malam tiba, suasana Lembah Pelangi berubah romantis. Lampu-lampu gantung di antara pepohonan dan saung bambu memancarkan cahaya temaram yang menenangkan.
Banyak pengunjung memilih bersantai sambil menyeruput kopi hangat atau menikmati jagung bakar diiringi musik akustik lembut.

Baca juga: Mau Kulineran Malam di Kuala Lumpur? Ini 7 Pasar Malam Legendaris yang Tak Boleh Kamu Lewatkan!

Meski fasilitasnya lengkap, harga tiket masuk tetap ramah di kantong. Odit menegaskan bahwa Lembah Pelangi bukan sekadar bisnis, tetapi wadah bagi siapa pun yang ingin merasakan kebahagiaan sederhana dari alam.

“Kami ingin Lembah Pelangi jadi tempat healing alami di Batam. Cukup 10–15 menit dari pusat kota, orang sudah bisa merasa seperti di kampung,” ujarnya.

Kini, Lembah Pelangi menjadi destinasi favorit bagi keluarga, pasangan, hingga komunitas yang ingin melepas penat tanpa harus keluar pulau. Bahkan, area ini juga sering dipilih untuk foto prewedding berkat suasana alamnya yang eksotis dan romantis.

Menjelang senja, pantulan cahaya matahari di permukaan kolam menciptakan gradasi warna keemasan seolah membentuk pelangi di lembah kecil itu. Suara tawa pengunjung berpadu dengan desir angin dan gemericik air — menandakan bahwa kebahagiaan terkadang sesederhana menikmati alam dengan hati tenang.

Lembah Pelangi bukan sekadar destinasi wisata. Ia adalah ruang untuk bernapas, bersyukur, dan kembali menemukan kedamaian di tengah kesibukan Batam. Segera bergabung dengan paket liburan di Batam bersama Barokah Tour. (d)

 

Sumber: nagoyapos

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *