BATAM – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kini mulai terasa hingga ke wilayah perbatasan Indonesia. Konflik bersenjata yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel berdampak langsung pada sektor transportasi laut, khususnya di Batam.
Salah satu efek nyata yang kini dikeluhkan masyarakat adalah melonjaknya harga tiket kapal ferry internasional rute Batam menuju Johor, Malaysia. Kenaikan ini dipicu oleh lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) global yang terdampak konflik tersebut.
Baca juga: Liburan Anti Mainstream di Batam: Petik Buah, Kuliner Lezat, hingga Camping Seru!
Harga Tiket Melonjak Tajam
Berdasarkan pantauan di lapangan, tarif perjalanan pulang-pergi (PP) Batam–Johor kini mencapai sekitar Rp 867.000 per orang. Kenaikan ini terasa signifikan dibandingkan tarif sebelumnya.
Salah satu warga, Winneke, mengungkapkan bahwa harga tiket dari Batam kini menyentuh Rp 715.000, termasuk tambahan biaya bahan bakar dan pajak.
“Selain itu, pajak pelabuhan di Johor juga naik dari 23 ringgit menjadi 35 ringgit. Kalau ditotal, sangat terasa berat,” ujarnya.
Baca juga: Panduan Liburan Batam 3 Hari 2 Malam! Dari Pantai Eksotis hingga Surga Belanja Murah
Efek Domino Konflik Global
Kenaikan harga ini tak lepas dari ketidakpastian pasokan energi dunia, terutama di jalur strategis seperti Selat Hormuz. Wilayah tersebut menjadi salah satu jalur utama distribusi minyak global.
Ketegangan yang melibatkan Iran memicu lonjakan harga minyak mentah dunia, sehingga operator ferry harus menyesuaikan biaya operasional melalui fuel surcharge.
Sebagai kota yang bergantung pada mobilitas lintas negara, Batam menjadi salah satu daerah yang paling cepat merasakan dampak ekonomi global ini.
Traveler dan Warga Mulai Tertekan
Lonjakan harga tiket ini memicu keluhan dari masyarakat, terutama mereka yang rutin bepergian ke Malaysia untuk urusan keluarga maupun usaha kecil.
“Dulu tidak semahal ini. Sekarang terasa berat sekali kalau harus bolak-balik Batam–Malaysia,” tambah Winneke.
Kondisi ini dikhawatirkan akan berdampak lebih luas, tidak hanya pada sektor transportasi, tetapi juga pada distribusi logistik dan harga kebutuhan pokok di wilayah Kepulauan Riau.
Tarif Ferry ke Singapura Juga Ikut Naik
Sebelumnya, kenaikan tarif juga sudah terjadi pada rute Singapura. Sejak 12 Maret 2026, operator seperti Horizon, BatamFast, Majestic, dan Sindo Ferry resmi memberlakukan biaya tambahan bahan bakar.
Adapun rincian biaya tambahan:
* Keberangkatan dari Singapura: SGD 6
* Keberangkatan dari Batam/Tanjung Pinang/Tanjung Balai: Rp 65.000
Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap lonjakan harga minyak global yang terus bergejolak. Untuk informasi tiket ferry Batam-Johor Bahru atau Batam-Singapura, bisa hubungi Barokah Tour. (d)

