BINTAN – Terkenal dengan keindahan alamnya, pantai eksotis, dan resort mewah, Pulau Bintan di Provinsi Kepulauan Riau juga menyimpan tempat wisata budaya yang menarik perhatian: Kampung Panglong.
Pemukiman ini terletak di Kabupaten Bintan dan dikenal berkat pesona budayanya yang unik serta sejarah yang kaya.
Sebagian besar penduduk Kampung Panglong adalah nelayan, namun daya tarik utamanya terletak pada bangunan-bangunan unik, salah satunya dapur arang berbentuk kubah, mirip dengan rumah suku Eskimo.
Baca juga: Kawasan Golden City Batam: Destinasi Kuliner Baru dengan Rekomendasi Cafe Menarik
Pada awal 1920-an, kampung ini dikenal sebagai produsen arang terbesar di Pulau Bintan, meskipun produksi tersebut dihentikan untuk pelestarian pohon bakau. Kini, bangunan dapur arang tersebut tetap tegak berdiri, melambangkan sejarah yang kaya.
Kampung Panglong juga merupakan rumah bagi suku laut yang telah mendiami wilayah ini selama berabad-abad. Mereka hidup di laut dengan menggunakan sampan sebagai rumah.
Setiap keluarga suku laut memiliki dua sampan: satu untuk mencari ikan dan satu lagi sebagai tempat tinggal. Keterampilan mereka dalam menghadapi tantangan laut menjadi kunci keberhasilan Kesultanan Riau di masa lalu.
Baca juga: Batam, Surga Barang Bekas Impor: Daya Tarik Harga Murah dan Kualitas Tinggi
Meskipun awalnya dikenal dengan kepercayaan animisme, kini suku laut di Kampung Panglong hidup dalam harmoni dengan berbagai agama. Terlihat dari berdirinya masjid dan gereja berdampingan.
Kampung ini terletak di Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong. Sekitar 50 kilometer dari Tanjung Pinang, dan dekat dengan Pelabuhan Tanjung Berakit.

Kunjungan ke Kampung Panglong menawarkan pengalaman berharga bagi wisatawan. Mereka dapat menyaksikan kehidupan sehari-hari suku laut, proses mencari ikan. Mendengar kisah dari para sesepuh desa yang dihormati.
Baca juga: Tips Aman Menyewa Bus Pariwisata di Batam: Pilih yang Terpercaya untuk Keamanan Perjalanan Anda
Dapur arang yang unik menjadi daya tarik utama. Pengunjung dapat belajar tentang sejarah dan proses pembuatannya.
Meskipun fasilitas di kampung sederhana, seperti tidak adanya toilet umum, wisatawan dapat menggunakan fasilitas milik warga dengan izin.
Di sekitar kampung terdapat penjual makanan yang menawarkan hidangan seafood lezat. Bagi yang ingin menginap, pilihan penginapan tersedia di sekitar Kecamatan Teluk Sebong atau di resort mewah di Gunung Kijang.
Kampung Panglong memberikan pengalaman wisata yang mendalam, menjelajahi keindahan budaya dan sejarah suku laut. Serta merasakan keramahan masyarakat setempat. Ini adalah tempat di mana setiap pengunjung dapat merasakan tantangan dan keindahan hidup di laut.
Anda tertarik? Silahkan hubungi Barokah Tour (dr)

