Wisata Pulau Penyengat: Menyelami Sejarah dan Budaya Melayu di Tanjungpinang

Wisata Pulau Penyengat: Menyelami Sejarah dan Budaya Melayu di Tanjungpinang

BATAM – Pulau Penyengat, pulau kecil yang terletak tepat di depan Kota Tanjungpinang, menawarkan keindahan alam dan berbagai situs bersejarah yang sarat akan nilai budaya Melayu. Pulau ini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang tak boleh dilewatkan, terutama bagi para pencinta sejarah dan budaya.

Di Pulau Penyengat, pengunjung dapat menemukan sejumlah peninggalan bersejarah yang penting. Di antaranya Masjid Raya Sultan Riau, makam-makam raja termasuk makam Raja Ali Haji, kompleks Istana Kantor, Balai Adat, dan benteng pertahanan di Bukit Kursi.

Tempat-tempat ini menjadi saksi bisu kejayaan Kerajaan Melayu Riau-Lingga yang pernah berjaya di kawasan tersebut.

Baca juga: Keindahan Senja di Jembatan Barelang, Daya Tarik Utama Batam bagi Wisatawan dan Warga Lokal

Untuk mencapai Pulau Penyengat, wisatawan dapat menaiki perahu atau pompong dari dermaga pelabuhan di Jalan Pos, Tanjungpinang Kota, dengan tarif Rp 9 ribu sekali berlayar.

Perjalanan menuju pulau ini hanya memakan waktu sekitar 10 menit, memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk menikmati pemandangan laut yang memukau.

Setelah tiba di Pulau Penyengat, pengunjung dapat menggunakan becak motor untuk mengelilingi pulau. Sebuah perjalanan dengan becak motor, yang dapat menampung hingga tiga orang, dikenakan tarif Rp 50 ribu untuk satu jam perjalanan. Pengunjung dapat memilih untuk singgah di beberapa lokasi bersejarah di sepanjang perjalanan.

Salah satu destinasi pertama yang wajib dikunjungi adalah makam Raja Ali Haji. Seorang tokoh penting dalam sejarah Melayu yang juga dikenal sebagai pencipta Gurindam Dua Belas dan peletak dasar gramatika Bahasa Melayu.

Selanjutnya, wisatawan bisa mengunjungi makam Raja Jafar, Istana Kantor, Balai Adat, dan benteng pertahanan di Bukit Kursi, yang semuanya memiliki nilai sejarah tinggi.

Baca juga: Jelajahi Hidden Gems Sekupang, Batam: Liburan Akhir Tahun dengan Destinasi Tersembunyi

Balai Adat Indera Perkasa, yang terletak di tengah pulau, menjadi salah satu objek wisata menarik lainnya. Pengunjung dapat berfoto dengan pakaian adat Melayu yang disewakan di sana dengan harga terjangkau. Pakaian adat lengkap dengan atributnya bisa disewa seharga Rp 25 ribu sekali pakai.

Wisata Pulau Penyengat
Paket Tour Pulau Penyengat

Selain itu, Pulau Penyengat juga dikenal dengan sebutan “Pulau Mas Kawin”, karena pada tahun 1805, Sultan Mahmud Syah memberikan pulau ini sebagai hadiah pernikahan untuk istrinya, Engku Putri Raja Hamidah.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti, Pulau Penyengat telah ditetapkan sebagai destinasi wisata unggulan oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dan menjadi salah satu daya tarik wisata di Tanjungpinang berdasarkan SK Nomor 1263 Tahun 2022.

Bagi wisatawan, Pulau Penyengat bukan hanya menawarkan wisata sejarah, tetapi juga pengalaman budaya yang unik, menjadikannya tempat yang tepat untuk mengenal lebih dalam warisan Melayu yang kaya.

Jika anda tertarik untuk wisata ke Pulau Penyengat, bisa menghubungi Barokah Tour.   (dr)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *