BATAM – Jika selama ini Batam dikenal sebagai kota industri dan pusat belanja, ternyata kota ini juga memiliki destinasi wisata sejarah yang wajib dikunjungi. Museum Batam Raja Ali Haji menjadi museum sejarah dan budaya pertama di Kota Batam yang menyimpan kisah lengkap perjalanan Pulau Batam sejak era kerajaan Melayu hingga berkembang menjadi kawasan industri modern.
Museum yang diresmikan pada 18 Desember 2020 ini menempati bekas Gedung Astaka MTQ Nasional XXV dan berada di kawasan Dataran Engku Putri, Batam Center. Lokasinya sangat strategis karena berada tepat di seberang Kantor Wali Kota Batam dan hanya beberapa menit dari Pelabuhan Internasional Batam Center.
Baca juga: Liburan ke Bintan Makin Seru! Night Parade 2026 Siap Memukau Wisatawan dengan 4 Tema Spektakuler
Bagi wisatawan yang ingin mengenal Batam lebih dalam, museum ini menjadi tempat yang tepat karena menghadirkan pengalaman belajar sejarah dengan konsep modern dan interaktif.
Tiket Masuk Museum Raja Ali Haji Batam Sangat Terjangkau
Menjelajahi sejarah Batam ternyata tidak membutuhkan biaya mahal. Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 1 Tahun 2024, tarif masuk museum tergolong ramah di kantong.
Berikut harga tiket masuk Museum Raja Ali Haji Batam:
Pelajar/WNI: Rp5.000
Umum/WNI: Rp10.000
Wisatawan Mancanegara (WNA): Rp15.000
Museum buka setiap Selasa hingga Minggu pukul 09.00–16.00 WIB, sementara setiap hari Senin museum tutup.
Menelusuri Sejarah Batam dari Masa Kesultanan Hingga Era Habibie
Museum Raja Ali Haji menyusun sejarah Batam secara kronologis sehingga pengunjung dapat mengikuti perjalanan perkembangan Pulau Batam dari masa ke masa.
Pengalaman semakin menarik karena hampir seluruh koleksi telah dilengkapi QR Code. Pengunjung cukup memindai kode menggunakan ponsel untuk memperoleh informasi lengkap mengenai setiap koleksi.
Beberapa zona favorit di museum antara lain:
1. Jejak Kesultanan Riau-Lingga
Zona ini menampilkan berbagai peninggalan budaya Melayu, mulai dari replika Cogan, simbol kebesaran Kesultanan Johor-Riau-Lingga-Pahang, foto para sultan hingga manuskrip bersejarah yang memperlihatkan kejayaan kerajaan Melayu.
2. Sketsa Wajah Nong Isa
Museum juga menghadirkan visualisasi wajah Raja Isa bin Raja Ali atau lebih dikenal sebagai Nong Isa, tokoh penting yang dipercaya menjadi pemimpin pertama Pulau Batam pada tahun 1829 atas mandat Pemerintah Hindia Belanda.
3. Masa Kolonial Hingga Kemerdekaan
Pengunjung diajak melihat bagaimana Batam berkembang selama masa penjajahan Belanda, pendudukan Jepang hingga memasuki awal kemerdekaan Indonesia.
4. Ruang Khusus B.J. Habibie
Salah satu ruang yang paling banyak menarik perhatian pengunjung adalah galeri yang mengisahkan transformasi Batam menjadi kota industri modern di bawah kepemimpinan Presiden ketiga RI, B.J. Habibie, saat menjabat Kepala Otorita Batam periode 1978–1998.
Di ruangan ini terdapat maket pembangunan Batam, salinan dokumen penting, hingga sejumlah barang pribadi Habibie seperti laptop dan telepon genggam yang pernah digunakan.
5. Kekayaan Budaya Melayu
Museum juga menyimpan berbagai koleksi budaya Melayu, mulai dari pakaian adat pernikahan, permainan tradisional, alat-alat melaut, hingga topeng pertunjukan seni Mak Yong yang menjadi warisan budaya Melayu.
Mini Theater Gratis Jadi Daya Tarik Baru
Selain melihat koleksi sejarah, pengunjung juga dapat menikmati fasilitas Mini Theater tanpa biaya tambahan.
Ruangan audio visual yang nyaman ini menayangkan film-film dokumenter mengenai sejarah Batam, kebudayaan Melayu, hingga kekayaan seni dan tradisi Kepulauan Riau.
Mini Theater beroperasi setiap Selasa hingga Minggu pukul 09.00–15.30 WIB dan dapat dinikmati oleh seluruh pengunjung yang telah membeli tiket masuk.
Lokasi Strategis di Jantung Kota Batam
Museum Raja Ali Haji berada di:
Jl. Engku Putri Utara No.1, Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Karena berada di pusat pemerintahan Batam, museum ini mudah dijangkau dari berbagai lokasi wisata seperti Pelabuhan Batam Center, Masjid Raya Batam, Alun-alun Engku Putri, hingga Mega Mall Batam Center.
Cocok untuk Wisata Keluarga dan Edukasi
Museum Raja Ali Haji bukan sekadar tempat menyimpan benda bersejarah, tetapi juga menjadi ruang belajar yang menyenangkan bagi pelajar, keluarga, hingga wisatawan yang ingin mengenal identitas Batam lebih dekat.
Dengan tiket yang murah, koleksi yang lengkap, teknologi interaktif, serta fasilitas Mini Theater gratis, museum ini layak masuk dalam daftar destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat berada di Batam.
Untuk informasi destinasi wisata lain di Batam, bisa hubungi Barokah Tour & Travel Batam. (dr)

