Hidden Gem Johor! Jelajahi 3 Pulau Surga di Mersing, Ada Konservasi Penyu hingga Resort Mewah di Tengah Laut

Hidden Gem Johor! Jelajahi 3 Pulau Surga di Mersing, Ada Konservasi Penyu hingga Resort Mewah di Tengah Laut

MERSING – Jika selama ini wisatawan Indonesia lebih mengenal Kepulauan Riau sebagai destinasi wisata bahari unggulan, ternyata Johor, Malaysia, juga menyimpan surga tropis yang tak kalah memukau. Kawasan Mersing bahkan memiliki 97 gugusan pulau eksotis, dengan 13 pulau yang telah dikembangkan sebagai destinasi wisata kelas dunia.

Perjalanan dimulai dari Pulau Tengah yang langsung memanjakan mata sejak kapal mendekati garis pantainya. Hamparan laut dengan tiga gradasi warna yang memukau, mulai dari hijau zamrud, biru toska, hingga bening bak kristal, menciptakan panorama yang sulit dilupakan.

Keindahan alam Pulau Tengah semakin sempurna dengan pasir putih lembut, bebatuan alami yang eksotis, serta suasana tenang yang jauh dari keramaian kota.

Baca juga: Liburan ke Malaysia Saat Tsunami Durian! Musang King Dijual Mulai Rp64 Ribuan, Durian Lokal Cuma Rp8 Ribu

Pusat Konservasi Penyu

Namun daya tarik pulau ini tidak hanya soal panorama. Pulau Tengah juga menjadi rumah bagi Tunku Abdul Jalil Conservation Center, pusat konservasi penyu yang berperan penting dalam menjaga kelestarian penyu hijau dan penyu sisik yang kini berstatus terancam punah di Malaysia.

Di pusat konservasi tersebut, para relawan dari berbagai negara seperti Malaysia, Prancis, Uni Emirat Arab (UAE), hingga negara lainnya bekerja secara sukarela untuk melindungi habitat penyu dan ekosistem laut.

“Ada lima volunteers dan satu in charge,” ujar In Charge Staff Tunku Abdul Jalil Conservation Pulau Tengah, Auni,  Sabtu (20/6/2026).

Menurut Auni, proses konservasi dilakukan dengan sangat hati-hati karena telur penyu memiliki tingkat sensitivitas yang tinggi.

“Telur penyu itu sangat sensitif. Kami harus ekstra hati-hati memindahkan induk penyu ke lokasi penangkaran yang aman hingga berhasil menetas menjadi tukik, lalu dilepasliarkan kembali ke laut,” jelasnya.

Baca juga: Liburan ke Singapura? Jangan Pulang Sebelum Mengunjungi 5 Destinasi Ikonik Ini

Tak hanya fokus pada konservasi penyu, para relawan juga aktif melakukan pemetaan terumbu karang serta membersihkan pukat dan sampah laut yang berpotensi merusak ekosistem perairan Mersing.

Edukasi Interaktif

Menariknya, setiap wisatawan yang datang tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga mendapatkan edukasi interaktif mengenai keanekaragaman hayati laut dan pentingnya menjaga lingkungan berkelanjutan.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian alam, seluruh pengunjung juga diwajibkan menjaga kebersihan dan tidak diperbolehkan membuang sampah di kawasan pulau.

Dari pusat konservasi, perjalanan berlanjut menuju Batu-Batu Resort yang berada di Pulau Tengah. Resort eksklusif ini menawarkan pengalaman menginap yang menyatu dengan alam tropis.

Sepanjang perjalanan menuju resort, pengunjung disuguhi pemandangan laut jernih dengan gerombolan ikan kecil yang berenang di tepian pantai. Bahkan beberapa wisatawan berkesempatan melihat bayi hiu yang berenang di antara bebatuan dekat pantai.

Batu-Batu Resort memiliki 22 vila eksklusif yang terdiri dari kategori Jungle View, Sea View, Ocean View, hingga Full View dengan panorama laut lepas yang spektakuler.

“Di sini kami menawarkan paket tiga hari dua malam dengan harga mulai RM1.700 untuk kategori Jungle View,” ujar Admin Executive Batu-Batu Resort, Norisah.

Bagi wisatawan yang menginginkan pengalaman premium lengkap dengan transportasi, akomodasi, serta makan pagi, siang, dan malam, tersedia paket sekitar RM3.000.

“Sebagian besar tamu kami berasal dari Singapura, Eropa khususnya Prancis, dan juga wisatawan lokal Malaysia. Untuk wisatawan domestik kami memberikan diskon 20 persen,” kata Norisah.

Petualangan island hopping kemudian berlanjut ke Pulau Hujung dan Pulau Besar yang dikenal sebagai surga snorkeling terbaik di kawasan Mersing.

Air laut yang sangat jernih memungkinkan wisatawan melihat keindahan terumbu karang berwarna-warni dan berbagai spesies ikan tropis hanya dari permukaan air.

“Di perairan ini, kita bisa melihat terumbu karang dan aneka jenis ikan dari jarak dekat,” ujar Sekretaris Asosiasi Pariwisata Mersing, Ahmad Firdaus Shaik Omar.

Wisatawan juga memiliki beragam pilihan aktivitas snorkeling, mulai dari langsung dari bibir pantai hingga menjelajah spot-spot terbaik di tengah laut menggunakan speedboat.

Kombinasi pulau tropis yang masih alami, program konservasi yang aktif, resort eksklusif berkelas internasional, serta keindahan bawah laut yang memukau menjadikan Mersing sebagai salah satu destinasi wisata bahari terbaik di Johor.

Bagi pecinta wisata pulau, snorkeling, dan liburan bernuansa alam, Mersing adalah hidden gem Malaysia yang wajib masuk dalam daftar perjalanan berikutnya. Informasi destinasi wisata Johor Bahru bisa hubungi Barokah Tour. (d)

Sumber: batamstraight

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *