5 Destinasi Wisata Religi Singapura yang Cocok untuk Liburan Muslim dari Indonesia

5 Destinasi Wisata Religi Singapura yang Cocok untuk Liburan Muslim dari Indonesia

SINGAPURA – Masjid berkubah emas, kawasan Muslim bersejarah, hingga makam ulama yang dihormati—semuanya bisa ditemukan di tengah gemerlap kota modern Singapura.

Singapura mungkin lebih dikenal sebagai destinasi belanja, wisata keluarga, dan gedung-gedung ikonik. Namun, di balik wajah metropolitan tersebut, tersimpan jejak panjang perkembangan Islam yang menarik untuk ditelusuri.

Baca juga: Cloud Forest Singapura Punya Air Terjun 35 Meter! Begini Sensasi Masuk Hutan Berkabut di Tengah Kota

Bagi wisatawan Muslim, negeri jiran ini menawarkan pengalaman yang berbeda. Perjalanan tidak hanya diisi dengan mengunjungi tempat wisata, tetapi juga bisa dipadukan dengan wisata religi, sejarah, arsitektur, dan kuliner halal.

Menariknya, Singapura kembali menjadi destinasi non-OKI dengan peringkat tertinggi dalam GMTI 2026, dengan skor 72 dari 100. Penilaian tersebut mencakup akses, komunikasi, lingkungan, dan layanan bagi wisatawan Muslim.

Jika Anda berencana liburan ke Singapura, berikut sejumlah destinasi wisata religi Islam yang layak masuk dalam itinerary.

Baca juga: Jangan Cuma ke Pantai! 4 Event Budaya Kepri September 2026 Ini Wajib Masuk Agenda Liburan

1. Kampong Glam, Pusat Sejarah Muslim Singapura

5 Destinasi Wisata Religi Singapura yang Cocok untuk Liburan Muslim dari Indonesia
Busaroh Stret dengan Masjid Sultan di Kampong Glam (ist)

Kampong Glam menjadi salah satu kawasan paling menarik untuk mengenal sejarah dan budaya Muslim di Singapura.

Kawasan ini merupakan bagian penting dari sejarah Melayu-Muslim Singapura. Suasananya memadukan bangunan bersejarah, masjid, toko tekstil, restoran halal, serta jalan-jalan yang ramai dikunjungi wisatawan.

Di sinilah wisatawan bisa merasakan perpaduan antara wisata religi, sejarah, dan kuliner halal dalam satu kawasan.

Masjid Sultan, Ikon Islam di Kampong Glam

Di tengah Kampong Glam berdiri Masjid Sultan, salah satu masjid paling ikonik di Singapura.

Masjid ini memiliki sejarah yang bermula pada 1824 dan berkaitan erat dengan Sultan Hussain Shah. Ciri khasnya adalah dua kubah emas besar yang menjadi landmark kawasan tersebut.

Salah satu detail menarik pada bagian dasar kubah adalah penggunaan botol kaca yang dikumpulkan dari masyarakat Muslim berpenghasilan rendah ketika masjid mengalami renovasi.

Bagi wisatawan, Masjid Sultan bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga salah satu destinasi sejarah Islam yang penting di Singapura.

Bussorah Street

Tidak jauh dari Masjid Sultan terdapat Bussorah Street. Kawasan pedestrian ini dipenuhi toko suvenir, tekstil, parfum non-alkohol, serta berbagai pilihan restoran halal.

Suasananya semakin hidup pada sore hingga malam hari, sehingga cocok dimasukkan ke itinerary setelah mengunjungi Masjid Sultan.

2. Masjid Jamae Chulia, Jejak Muslim Tamil di Chinatown

5 Destinasi Wisata Religi Singapura yang Cocok untuk Liburan Muslim dari Indonesia
Di kawasan Chinatown, ada masjid tua, Masjid Jamae (ist)

Beranjak ke Chinatown, wisatawan akan menemukan Masjid Jamae Chulia, salah satu masjid tua yang memiliki sejarah panjang di Singapura.

Masjid ini didirikan pada 1826 dan berkaitan erat dengan komunitas Muslim Tamil yang datang dan berkembang di Singapura.

Keunikannya terletak pada karakter arsitektur yang memperlihatkan perpaduan berbagai pengaruh budaya, termasuk unsur India Selatan.

Lokasinya juga menarik karena berada di tengah kawasan Chinatown.

Hal tersebut menjadikan Masjid Jamae Chulia sebagai bukti bahwa perkembangan Islam di Singapura memiliki sejarah yang beragam dan melibatkan komunitas dari berbagai latar belakang.

3. Masjid Abdul Gafoor, Perpaduan Arsitektur yang Memukau

Berada di kawasan Little India, Masjid Abdul Gafoor menawarkan pengalaman berbeda.

Masjid bersejarah ini dikenal dengan perpaduan gaya arsitektur Moor, Romawi, dan Renaisans. Bagian bangunannya dihiasi berbagai ornamen geometris, motif bintang dan bulan sabit, serta kaca patri yang menarik perhatian.

Keunikan tersebut membuat masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga destinasi yang menarik bagi wisatawan yang menyukai sejarah dan arsitektur.

Mengunjungi masjid ini sekaligus memberikan kesempatan untuk menjelajahi Little India, kawasan yang terkenal dengan warna, kuliner, dan budaya India yang kuat.

4. Masjid Al-Falah, Masjid di Tengah Orchard Road

Tidak ingin meninggalkan agenda belanja di Orchard Road tetapi tetap ingin menunaikan salat? Masjid Al-Falah bisa menjadi pilihan.

Masjid ini berada di kawasan Orchard, tepatnya di 22 Bideford Road, sehingga lokasinya sangat strategis bagi wisatawan yang sedang menikmati pusat perbelanjaan Singapura.

Keberadaan masjid di kawasan bisnis dan wisata tersebut menjadi salah satu kemudahan bagi wisatawan Muslim.

Lokasi ini juga kerap menjadi pilihan pelancong dan pebisnis Muslim dari Indonesia ketika membutuhkan tempat untuk beribadah di tengah aktivitas mereka di pusat kota.

5. Makam Habib Nuh, Situs Ziarah yang Sarat Sejarah

Bagi wisatawan yang tertarik dengan sejarah ulama di Asia Tenggara, kompleks Makam Habib Nuh merupakan destinasi yang memiliki nilai sejarah dan spiritual tersendiri.

Makam Habib Nuh bin Alwi Al-Habsyi berada di kawasan Palmer Road dan berdampingan dengan Masjid Haji Muhammad Salleh.

Habib Nuh dikenal sebagai ulama dan tokoh agama yang sangat dihormati di kawasan Asia Tenggara.

Lokasinya berada di atas sebuah bukit kecil di tengah kawasan perkotaan Singapura. Kontras antara situs ziarah yang tenang dengan gedung-gedung modern di sekitarnya justru menjadi salah satu daya tarik tempat ini.

Bagi sebagian peziarah, kunjungan ke makam tersebut menjadi bagian dari perjalanan spiritual ketika berada di Singapura.

Singapura, Lebih dari Sekadar Wisata Modern

Banyak wisatawan mengenal Singapura melalui gedung pencakar langit, pusat belanja, taman futuristis, dan destinasi keluarga.

Namun, di balik wajah modern tersebut terdapat sejarah Islam yang panjang dan beragam.

Mulai dari Kampong Glam dan Masjid Sultan, jejak Muslim Tamil di Masjid Jamae Chulia, arsitektur unik Masjid Abdul Gafoor, kemudahan beribadah di Masjid Al-Falah, hingga perjalanan spiritual ke Makam Habib Nuh.

Semua itu menunjukkan bahwa wisata Muslim di Singapura bukan sekadar persoalan mencari makanan halal atau tempat salat.

Ia juga merupakan perjalanan untuk melihat bagaimana Islam tumbuh, berinteraksi, dan menjadi bagian dari sejarah masyarakat Singapura.

Bagi wisatawan Indonesia, destinasi-destinasi tersebut bisa menjadi alternatif menarik untuk membuat perjalanan ke Singapura terasa lebih bermakna—bukan hanya datang untuk berbelanja dan berfoto, tetapi juga menelusuri jejak Islam di balik kota modern Asia Tenggara.

Untuk destinasi wisata menarik lainnya di Singapura bisa mengambil paket tour bersama Barokah Tour & Travel Batam. (dr)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *