BATAM – Selama ini Kota Batam identik dengan wisata belanja, kuliner seafood, resort mewah hingga pantai-pantai eksotis. Namun, ada satu jenis wisata alam yang mulai mencuri perhatian wisatawan, yakni wisata mangrove Batam.
Di balik pesatnya pembangunan kawasan perkotaan dan industri, Batam ternyata masih menyimpan kawasan hutan bakau, mangrove yang hijau dan asri. Menariknya, sejumlah destinasi wisata mangrove ini berada di kawasan Nongsa yang selama ini dikenal sebagai salah satu pintu masuk wisatawan mancanegara dari Singapura.
Baca juga: Jangan Salah Jadwal! Merlion Park Singapura Tutup Sementara untuk Foto, Ini Alasannya
Mulai dari trekking di atas jembatan kayu, menikmati suasana kampung tua, memancing, berkemah hingga menyusuri sungai dengan perahu sambil melihat kunang-kunang di malam hari, wisata mangrove di Batam menawarkan pengalaman liburan yang berbeda.
Bagi Anda yang sedang mencari tempat healing di Batam, berikut rekomendasi wisata mangrove yang bisa masuk daftar perjalanan.
Baca juga: Jangan Ngaku Sudah Keliling Batam Kalau Belum Coba Wisata Alam Viral di Puncak Bukit Beliung
1. Ekowisata Mangrove Pandang Tak Jemu, Pesona Hutan Bakau Berusia Ratusan Tahun
Salah satu destinasi wisata mangrove yang paling populer di Batam adalah Ekowisata Mangrove Pandang Tak Jemu yang berada di kawasan Kampung Tua Bakau Serip, Nongsa.
Kawasan ini menawarkan pengalaman berjalan menyusuri hutan mangrove melalui jalur kayu yang membelah rimbunnya pepohonan bakau. Suasana hijau dan udara segar membuat tempat ini cocok bagi wisatawan yang ingin sejenak menjauh dari keramaian kota.
Kawasan mangrove ini memiliki luas sekitar 7 hektare dan dikenal memiliki vegetasi bakau yang telah tumbuh sejak puluhan hingga ratusan tahun.
Selain menikmati keindahan alam, wisatawan juga dapat belajar mengenai pentingnya menjaga ekosistem mangrove. Bahkan tersedia area penanaman bibit mangrove bagi pengunjung yang ingin ikut berkontribusi dalam pelestarian lingkungan.
Destinasi ini juga memiliki sejumlah fasilitas pendukung seperti restoran seafood, toko suvenir, area bermain anak hingga panggung seni budaya.
Ekowisata Mangrove Pandang Tak Jemu berada di Jl Hang Lekiu KM 4, Sambau, Kecamatan Nongsa, Batam.
2. Wisata Alam AVJ Mangrove, Tempat Healing di Tengah Hutan Bakau
Bagi wisatawan yang mencari suasana lebih tenang, Wisata Alam AVJ Mangrove bisa menjadi pilihan menarik.
Berlokasi di Batu Besar, Kecamatan Nongsa, kawasan ini menawarkan panorama hutan bakau yang asri dengan jalur jalan kaki yang memungkinkan pengunjung menikmati suasana alam dari dekat.
Pepohonan mangrove yang tumbuh di sekitar kawasan menciptakan suasana teduh dan sejuk. Tempat ini cocok dikunjungi bersama keluarga maupun teman untuk sekadar bersantai sambil menikmati sisi alami Batam.
Selain menjadi lokasi rekreasi, kawasan mangrove juga memberikan gambaran tentang kehidupan masyarakat pesisir dan pentingnya menjaga ekosistem bakau.
Bagi pecinta fotografi, sejumlah sudut di kawasan ini juga menarik untuk dijadikan latar foto.
3. Kampung Wisata Terih, Gabungkan Mangrove dan Wisata Petualangan
Tak jauh dari kawasan Nongsa, terdapat Desa Wisata Kampung Terih yang menawarkan pengalaman berbeda.
Kampung Tua Terih dikenal sebagai kawasan wisata yang memadukan keindahan alam pesisir, perkampungan tradisional dan hutan mangrove.
Wisatawan bisa berjalan di sekitar kawasan mangrove sambil menikmati panorama laut. Namun, aktivitas di Kampung Terih tidak hanya sebatas menikmati pemandangan.
Tempat ini juga menyediakan berbagai kegiatan rekreasi seperti camping, memancing, permainan kelompok hingga wahana perahu.
Bagi wisatawan yang ingin menghabiskan waktu lebih lama di alam terbuka, area camping menjadi salah satu pilihan menarik.
Warung-warung makan lokal juga tersedia bagi pengunjung yang ingin menikmati kuliner khas masyarakat pesisir.
Kampung Wisata Terih berada di Kampung Tua Terih, Jalan Ketapang, Sambau, Kecamatan Nongsa, Batam.
4. Kampung Wisata Kelembak, Pilihan Santai Sore Hari
Jika ingin menikmati suasana santai bersama keluarga, Kampung Wisata Kelembak bisa menjadi alternatif.
Kawasan ini cukup dikenal di kalangan masyarakat lokal, terutama bagi mereka yang gemar memancing dan menikmati suasana pesisir.
Menjelang sore hari, suasana di sekitar Kampung Kelembak terasa semakin menarik. Angin laut, pemandangan pesisir dan kawasan mangrove menciptakan suasana yang cocok untuk bersantai.
Destinasi ini berada di kawasan Sambau, Nongsa dan dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi sederhana kehidupan masyarakat pesisir Batam.
Sensasi Wisata Mangrove Batam di Malam Hari, Bisa Melihat Ribuan Kunang-Kunang
Tak hanya bisa dinikmati pada siang hari, wisata mangrove di Batam juga menawarkan pengalaman berbeda ketika matahari mulai terbenam.
Sejumlah operator wisata menyediakan paket perjalanan menyusuri sungai di tengah hutan mangrove menggunakan perahu kayu.
Salah satunya adalah konsep Fireflies Tour dan Mangrove Heritage Tour, di mana wisatawan diajak menyusuri kawasan mangrove pada sore hari untuk menikmati kehidupan alam.
Ketika malam tiba, pengalaman perjalanan menjadi semakin menarik karena wisatawan berkesempatan melihat kunang-kunang yang hinggap di pepohonan bakau.
Cahaya kecil yang berkelap-kelip di tengah gelapnya hutan mangrove menjadi salah satu pengalaman unik yang sulit ditemukan di kawasan perkotaan.
Selain wisata mangrove, sejumlah paket perjalanan ke pulau-pulau sekitar Batam seperti Pulau Ranoh dan Pulau Abang juga menggabungkan aktivitas wisata alam.
Wisatawan dapat menikmati snorkeling, bermain kano hingga menjelajahi kawasan mangrove di pesisir pulau.
Wisata Mangrove Jadi Alternatif Liburan Baru di Batam
Keberadaan wisata mangrove menunjukkan bahwa Batam memiliki potensi wisata yang jauh lebih beragam.
Tak hanya menjadi tujuan belanja murah bagi wisatawan Singapura dan Malaysia, Batam juga menawarkan pengalaman wisata alam yang menarik.
Kawasan Nongsa kini menjadi salah satu daerah yang memiliki kombinasi lengkap antara resort, pantai, kampung tua hingga ekowisata mangrove.
Bagi wisatawan yang ingin mencoba pengalaman berbeda, menyusuri jalur kayu di tengah hutan bakau atau berkeliling menggunakan perahu bisa menjadi pilihan menarik.
Jika anda tertarik untuk berwisata mangrove bisa hubungi Barokah Tour & Travel Batam. (dr)

