JOHOR BAHRU – Jika Anda pecinta durian premium Malaysia, sekarang adalah waktu terbaik untuk merencanakan liburan ke Negeri Jiran. Malaysia saat ini sedang mengalami fenomena yang dijuluki sebagai “tsunami durian”, yakni melimpahnya pasokan durian di berbagai daerah hingga membuat harga raja buah tersebut anjlok drastis.
Kondisi ini menjadi kabar gembira bagi para penggemar durian, khususnya varietas premium seperti Musang King yang biasanya dibanderol dengan harga cukup mahal. Saat musim panen raya berlangsung, harga durian di Malaysia turun ke level yang sangat terjangkau.
Baca juga: Liburan ke Singapura? Jangan Pulang Sebelum Mengunjungi 5 Destinasi Ikonik Ini
Dilansir dari media lokal Says Malaysia pada 22 Juni 2026, harga durian mengalami penurunan signifikan akibat melimpahnya hasil panen. Banyak penjual bahkan terpaksa menggelar promosi besar-besaran untuk menghabiskan stok karena durian memiliki masa simpan yang relatif singkat.
Di sejumlah kios dan pasar durian, varietas durian lokal dilaporkan dijual mulai RM2 atau sekitar Rp8.600 per buah. Sementara itu, durian premium Musang King yang biasanya menjadi incaran wisatawan dijual dengan harga serendah RM15 per kilogram atau sekitar Rp64.600.
Baca juga: 5 Tempat Wisata Paling Unik di Bintan, Ada Gurun Pasir hingga Kolam Air Laut Raksasa Mirip Maladewa
Fenomena harga murah ini ramai diperbincangkan di media sosial. Berbagai unggahan menunjukkan pembeli membawa pulang durian dalam jumlah besar dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan biasanya.
“Saya kira ini pasar malam, ternyata pedagang grosir durian. Tumpukan duriannya sangat banyak. Kami membeli satu kantong plastik seharga RM40 dan sangat puas. Semua duriannya segar,” tulis seorang netizen.
Bahkan ada pedagang yang menerapkan sistem pembayaran per kantong. Pembeli cukup membayar sejumlah uang untuk mengisi kantong plastik atau karung dengan durian sebanyak mungkin selama kantong tersebut tidak robek.
“Satu kantong penuh hanya RM20. Bisa mendapatkan hingga 11 buah durian,” ungkap netizen lainnya.
Pasokan Melimpah

Melimpahnya pasokan durian ini juga mendapat perhatian dari Otoritas Pemasaran Pertanian Federal Malaysia (FAMA). Wakil Direktur Jenderal FAMA, Faisal Iswardi Ismail, menjelaskan bahwa kondisi tersebut bukan disebabkan oleh menurunnya minat masyarakat terhadap durian.
Menurutnya, kelebihan pasokan terjadi karena banyak durian dari kebun-kebun muda yang awalnya ditujukan untuk pasar ekspor tidak memenuhi standar pengiriman ke negara tujuan seperti China dan Singapura. Akibatnya, buah-buah tersebut dialihkan ke pasar domestik.
Selain itu, musim panen puncak yang terjadi hampir bersamaan di sejumlah wilayah penghasil durian utama seperti Penang, Perak, Johor, dan Melaka turut menyebabkan lonjakan pasokan yang signifikan.
Bagi wisatawan Indonesia, kondisi ini menjadi kesempatan langka untuk menikmati durian premium Malaysia dengan harga yang jauh lebih murah. Selain berburu kuliner durian, wisatawan juga dapat menjelajahi berbagai destinasi menarik di Kuala Lumpur, Penang, Melaka hingga Johor Bahru.
Jadi, jika selama ini Anda bermimpi menikmati Musang King langsung di negara asalnya tanpa menguras kantong, inilah saat yang tepat untuk berlibur ke Malaysia. Momen “tsunami durian” seperti ini tidak terjadi setiap tahun dan menjadi surga bagi para pencinta raja buah.
Bagi yang ingin merasakan sensasi pesta durian premium di Malaysia tanpa repot mengatur perjalanan sendiri, Anda juga dapat menghubungi Barokah Tour yang menyediakan paket wisata khusus menikmati durian premium Malaysia saat musim panen raya berlangsung. (dr)
Sumber: saymalaysia

