BINTAN – Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, menunjukkan lonjakan signifikan di awal tahun 2026. Data mencatat, wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Bintan pada Januari hingga Februari 2026 meningkat hingga 60 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Jumlah kunjungan wisman naik dari 25.000 menjadi 40.000 orang. Tak hanya itu, wisatawan domestik juga mengalami lonjakan lebih tinggi, yakni mencapai 80 persen, dari 103.000 menjadi 183.000 kunjungan.
Baca juga: Baru di Batam! Melawa Paragon Hill Hadirkan Sensasi Makan Berhidang yang Bikin Wisatawan Ketagihan
Data dari Badan Pusat Statistik ini menjadi sinyal kuat bahwa sektor pariwisata Bintan tengah berada dalam tren positif.
Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bintan, Sattridha Novfykar, mengatakan capaian ini menjadi modal penting untuk mengejar target ambisius tahun 2026.
“Kami terus menggenjot sektor pariwisata sebagai salah satu sumber andalan pendapatan asli daerah Kabupaten Bintan,” ujarnya, Senin (21/4/2026).
Sepanjang 2026, Disbudpar Bintan menargetkan sebanyak 300.000 kunjungan wisatawan mancanegara, meningkat dari realisasi tahun 2025 yang mencapai 253.000 orang.
Baca juga: Bukan Sekadar Transit! Changi Singapura Masuk 2 Besar Bandara Paling Ramah Keluarga di Dunia 2026
Untuk mencapai target tersebut, Bintan mengandalkan berbagai agenda sport tourism berskala internasional yang diyakini mampu menarik ribuan peserta dari dalam dan luar negeri.
Sport tourism
Tiga event besar yang telah dijadwalkan antara lain OCBC Singapore Championship pada Juni 2026, Tour de Bintan pada Agustus 2026, serta Bintan Marathon pada November 2026.
Selain sport tourism, Disbudpar juga terus mengembangkan potensi wisata budaya, alam, dan kuliner sebagai daya tarik tambahan bagi wisatawan.
Meski demikian, sejumlah tantangan masih membayangi. Bintan saat ini belum memiliki jalur penerbangan internasional langsung, serta masih terbatasnya pelabuhan dengan rute langsung ke pulau tersebut.
Sattridha juga mendorong adanya kebijakan pembebasan biaya Visa on Arrival (VOA) bagi wisatawan dari sejumlah negara guna meningkatkan daya saing destinasi.
“Kondisi ini berkaitan dengan kebijakan pemerintah pusat,” pungkasnya.
Dengan tren positif di awal tahun, Bintan kini semakin optimistis menjadi salah satu destinasi unggulan Indonesia yang mampu menarik wisatawan global sepanjang 2026. (d)
Sumber: antara

