7 Wisata Religi di Batam Paling Memukau, Ada Masjid Mirip Madinah dan Vihara Terbesar di Asia Tenggara!

7 Wisata Religi di Batam Paling Memukau, Ada Masjid Mirip Madinah dan Vihara Terbesar di Asia Tenggara!

BATAM – Batam selama ini dikenal sebagai surga belanja, destinasi kuliner seafood, dan pintu gerbang wisatawan menuju Singapura. Namun, siapa sangka kota industri di Kepulauan Riau ini juga menyimpan deretan destinasi wisata religi yang megah, unik, dan sarat nilai budaya.

Dari masjid dengan arsitektur menyerupai Masjid Nabawi di Madinah hingga vihara yang dikenal sebagai salah satu yang terbesar di Asia Tenggara, wisata religi di Batam menawarkan pengalaman berbeda bagi para pelancong.

Baca juga: 7 Oleh-Oleh Khas Batam yang Wajib Dibawa Pulang, dari Luti Gendang hingga Keripik Gonggong!

Tak hanya menjadi tempat ibadah, sejumlah bangunan religi di Batam juga memiliki daya tarik arsitektur, sejarah, dan budaya yang membuatnya layak masuk dalam daftar kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Menariknya, beberapa destinasi berada di lokasi strategis, dekat pusat perbelanjaan, bandara, hingga kawasan wisata kuliner. Artinya, kamu bisa menggabungkan wisata religi dengan agenda city tour tanpa harus menghabiskan seluruh waktu liburan di perjalanan.

Baca juga: Tak Perlu Jauh ke Luar Negeri! Pulau Ranoh Batam Tawarkan Sensasi Liburan Tropis bak Pulau Pribadi

Lantas, tempat wisata religi mana saja yang wajib dikunjungi saat berada di Batam?

Berikut tujuh rekomendasi yang bisa menjadi inspirasi itinerary liburanmu.

1. Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Kemegahan Arsitektur yang Mengingatkan pada Madinah

7 Wisata Religi di Batam Paling Memukau, Ada Masjid Mirip Madinah dan Vihara Terbesar di Asia Tenggara!
Masjid ini memiliki payung hidrolik (ist)

Jika berbicara tentang wisata religi di Batam, nama Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah hampir selalu menjadi pilihan utama.

Berlokasi di kawasan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, masjid ini dikenal sebagai masjid terbesar di Batam dan salah satu yang terbesar di Sumatera. Kemegahan bangunannya langsung terlihat dari arsitektur marmer putih, halaman luas, serta desain yang memadukan unsur modern dan sentuhan Melayu.

Salah satu daya tarik paling mencolok adalah delapan payung hidrolik raksasa yang mengingatkan pengunjung pada payung di Masjid Nabawi, Madinah. Kehadiran payung tersebut menjadikan masjid ini memiliki karakter visual yang kuat dan kerap menjadi latar foto wisatawan.

Tak hanya itu, terdapat menara pandang setinggi 99 meter yang menawarkan pengalaman menikmati lanskap kawasan Batam dari ketinggian.

Masjid ini memiliki luas sekitar 4 hektare dan mampu menampung hingga 25.000 jamaah. Dibangun sejak 2017, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah diresmikan pada 20 September 2019.

Tips berkunjung: Siapkan waktu lebih panjang untuk menikmati kawasan masjid. Lokasinya berjarak sekitar 30–40 menit berkendara dari Batam Center, tergantung kondisi lalu lintas.

2. Masjid Agung Raja Hamidah, Ikon Wisata Religi di Jantung Batam

Berada tepat di pusat aktivitas kota, Masjid Agung Raja Hamidah menjadi destinasi yang mudah dijangkau wisatawan.

Masjid yang sebelumnya dikenal sebagai Masjid Raya Batam ini telah menjalani revitalisasi besar dan tampil dengan fasilitas yang lebih modern, luas, serta nyaman.

Keistimewaan lainnya adalah lokasinya yang berdekatan dengan ikon tulisan “Welcome to Batam” dan kawasan Dataran Engku Putri. Hal ini membuat pengunjung bisa menggabungkan wisata religi dengan kegiatan berjalan-jalan di pusat kota.

Bagi wisatawan yang menginap di sekitar Batam Center, masjid ini juga menjadi pilihan praktis untuk beribadah sekaligus beristirahat sejenak dari kesibukan perjalanan.

Dengan lokasinya yang strategis, Masjid Agung Raja Hamidah cocok dimasukkan dalam itinerary wisata keluarga, terutama bagi pelancong yang memiliki waktu terbatas di Batam.

3. Maha Vihara Duta Maitreya, Vihara Megah yang Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara

7 Wisata Religi di Batam Paling Memukau, Ada Masjid Mirip Madinah dan Vihara Terbesar di Asia Tenggara!
Maha Vihara Duta Maitreya, vihara terbesar di Asia Tenggara (ist)

Batam tidak hanya memiliki masjid megah. Kota ini juga menyimpan destinasi religi umat Buddha yang menjadi daya tarik wisatawan, yakni Maha Vihara Duta Maitreya.

Terletak di kawasan Bukit Beruntung, Jalan Kintamani, vihara ini berdiri di atas lahan sekitar 4,5 hektare dan dikenal sebagai salah satu vihara terbesar di Asia Tenggara.

Bangunannya yang megah, lingkungan yang tertata, serta suasana yang tenang menjadikan tempat ini banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah, termasuk Singapura dan Malaysia.

Salah satu daya tarik tambahan adalah keberadaan restoran vegetarian di dalam kompleks yang menyajikan beragam hidangan berbahan nabati. Pengunjung dapat menikmati pengalaman kuliner berbeda setelah menjelajahi kawasan vihara.

Bagi wisatawan yang ingin mengenal keberagaman budaya Batam, Maha Vihara Duta Maitreya menawarkan pengalaman yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memberikan kesempatan untuk memahami tradisi dan kehidupan keagamaan masyarakat setempat.

Tips berkunjung: Kenakan pakaian sopan, jaga ketenangan, dan ikuti aturan pengelola karena kawasan ini merupakan tempat ibadah aktif.

4. Masjid Cheng Hoo Batam, Perpaduan Arsitektur Islam dan Budaya Tionghoa

Ingin melihat masjid dengan desain yang berbeda dari biasanya? Masjid Cheng Hoo Batam bisa menjadi jawabannya.

Masjid ini memiliki arsitektur khas Tiongkok yang didominasi warna merah, emas, dan hijau. Bentuk atapnya menyerupai pagoda sehingga sekilas tampak seperti bangunan kelenteng.

Namun, di balik desain unik tersebut, Masjid Cheng Hoo tetap berfungsi sebagai tempat ibadah umat Islam sekaligus menjadi simbol akulturasi budaya Tionghoa dan Islam di Batam.

Keberadaannya mencerminkan kehidupan masyarakat Batam yang tumbuh dalam keberagaman suku, agama, dan tradisi.

Lokasinya di kawasan Golden City, Bengkong, juga menjadi nilai tambah. Wisatawan dapat menggabungkan kunjungan ke masjid ini dengan wisata kuliner seafood, rekreasi keluarga, atau menikmati suasana sore di kawasan pesisir.

Bagi pencinta fotografi, perpaduan warna dan arsitektur bangunan menjadikan Masjid Cheng Hoo salah satu lokasi menarik untuk mengabadikan perjalanan.

5. Masjid Jabal Arafah, Menikmati Pemandangan Batam dari Ketinggian

Berada di kawasan bisnis Nagoya, Masjid Jabal Arafah menjadi salah satu destinasi wisata religi yang populer di kalangan wisatawan.

Masjid ini memiliki desain kontemporer dengan fasilitas yang mendukung kenyamanan pengunjung. Salah satu daya tarik utamanya adalah MJA Tower setinggi 36 meter yang dilengkapi teropong untuk menikmati panorama kota.

Saat cuaca cerah, pengunjung berkesempatan melihat garis cakrawala Singapura dari menara tersebut.

Selain menara pandang, kompleks masjid juga dilengkapi area taman, kolam ikan, dan kafe yang menyediakan minuman serta tempat bersantai.

Lokasinya yang berdekatan dengan Nagoya Hill Mall, hotel, dan pusat kuliner membuat Masjid Jabal Arafah cocok menjadi tempat persinggahan saat melakukan city tour.

Bagi wisatawan yang ingin menggabungkan ibadah, rekreasi ringan, dan wisata belanja, destinasi ini bisa menjadi pilihan menarik.

6. Masjid Tanjak, Ikon Budaya Melayu di Dekat Bandara Hang Nadim

Satu lagi destinasi wisata religi yang wajib masuk daftar kunjungan adalah Masjid Tanwirun Naja, yang lebih dikenal dengan nama Masjid Tanjak.

Keunikan masjid ini terletak pada desain atapnya yang terinspirasi dari tanjak, penutup kepala tradisional Melayu. Bentuk tersebut menjadikannya salah satu bangunan religi dengan identitas budaya paling menonjol di Batam.

Masjid Tanjak bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga merepresentasikan kekayaan tradisi Melayu yang menjadi bagian penting dari identitas Kepulauan Riau.

Letaknya yang dekat dengan Bandara Internasional Hang Nadim membuat masjid ini sangat praktis dikunjungi wisatawan yang baru tiba di Batam maupun mereka yang sedang menunggu jadwal penerbangan.

Bahkan, destinasi ini bisa menjadi pemberhentian pertama sebelum wisatawan melanjutkan perjalanan menuju hotel, pusat kota, atau kawasan wisata lainnya.

Tips berkunjung: Jika baru mendarat di Batam, masukkan Masjid Tanjak dalam rute perjalanan menuju penginapan agar waktu liburan lebih efisien.

7. Pura Agung Amerta Bhuana, Nuansa Bali di Kota Batam

Batam juga memiliki destinasi wisata religi umat Hindu yang menarik untuk dikunjungi, yakni Pura Agung Amerta Bhuana.

Pura ini menghadirkan nuansa arsitektur khas Bali yang memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan. Ornamen, tata ruang, dan suasana spiritualnya menjadi daya tarik tersendiri di tengah perkembangan Batam sebagai kota modern.

Keberadaan pura ini sekaligus memperlihatkan bagaimana masyarakat dari berbagai latar belakang budaya dan agama hidup berdampingan di Kepulauan Riau.

Bagi wisatawan yang menyukai wisata budaya, Pura Agung Amerta Bhuana dapat menjadi pelengkap perjalanan untuk mengenal keberagaman tradisi Indonesia tanpa harus berpindah pulau.

Pengunjung disarankan mengenakan pakaian sopan, mengikuti arahan pengelola, serta menghormati batas area yang diperuntukkan bagi kegiatan ibadah.

Tips Wisata Religi di Batam agar Liburan Lebih Nyaman

Sebelum menjelajahi berbagai destinasi religi di Batam, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar perjalanan berjalan lancar dan tetap menghormati nilai kesakralan tempat ibadah.

1. Gunakan pakaian sopan

Pilih pakaian yang menutup tubuh dengan baik saat memasuki masjid, vihara, maupun pura. Beberapa tempat ibadah juga memiliki ketentuan khusus bagi pengunjung.

2. Jaga ketenangan selama berkunjung

Ingat bahwa tempat-tempat tersebut merupakan ruang ibadah aktif. Hindari berbicara terlalu keras, bercanda berlebihan, atau mengganggu umat yang sedang berdoa.

3. Minta izin sebelum mengambil foto

Tidak semua area tempat ibadah diperbolehkan untuk kegiatan fotografi. Pastikan kamu mengikuti aturan pengelola, terutama saat terdapat kegiatan keagamaan.

4. Perhatikan waktu kunjungan

Hindari datang saat berlangsungnya kegiatan ibadah besar jika tujuan utama adalah wisata. Sebaiknya cek terlebih dahulu jadwal kunjungan atau ketentuan masing-masing destinasi.

5. Susun itinerary berdasarkan lokasi

Batam memiliki wilayah yang cukup luas. Untuk menghemat waktu dan biaya transportasi, kelompokkan destinasi berdasarkan kawasan.

Contohnya, kamu bisa mengunjungi Masjid Agung Raja Hamidah dan Maha Vihara Duta Maitreya dalam satu rute, kemudian melanjutkan perjalanan ke Masjid Jabal Arafah di kawasan Nagoya.

Sementara itu, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah bisa dijadikan agenda tersendiri karena lokasinya berada di kawasan Tanjung Uncang.

Batam bukan sekadar kota persinggahan, tetapi juga destinasi yang menyimpan banyak cerita tentang budaya, toleransi, dan keindahan arsitektur.

Untuk informasi destinasi wisata lain di Batam serta rental bus pariwisata, bisa hubungi Barokah Tour. (dr)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *