SINGAPURA – Berlibur ke Sentosa, Singapura, bakal semakin praktis. Mulai awal 2027, wisatawan akan bisa mencoba layanan shuttle tanpa pengemudi alias kendaraan otonom yang disiapkan untuk mengantar pengunjung ke berbagai destinasi wisata di pulau tersebut.
Menariknya, selama masa uji coba, layanan shuttle tanpa sopir ini dapat digunakan secara gratis. Wisatawan cukup memesan perjalanan melalui aplikasi Tada tanpa perlu mengeluarkan biaya transportasi tambahan.
Baca juga: Patung Merlion Singapura Ditutup 24-26 November 2026, Wisatawan Masih Bisa Foto di Lokasi Ini!
Dilansir dari The Straits Times, Jumat (30/10/2026), layanan transportasi futuristik ini merupakan hasil kerja sama Sentosa Development Corporation (SDC) dan perusahaan transportasi Tada.
Pada tahap awal, shuttle akan beroperasi setiap hari mulai pukul 13.00 hingga 19.00 waktu setempat.
Shuttle Tanpa Sopir di Sentosa Berkapasitas 8 Penumpang
Dalam tahap awal pengoperasian, sebanyak dua kendaraan otonom akan dikerahkan untuk melayani wisatawan.
Baca juga: Wisata Mangrove di Batam dan Bintan, Jelajahi Hutan Bakau hingga Berburu Kunang-Kunang
Setiap kendaraan memiliki kapasitas hingga delapan penumpang dan menggunakan teknologi kendaraan otonom yang dikembangkan oleh perusahaan WeRide.
Shuttle tersebut akan melayani 21 titik penjemputan dan penurunan penumpang di kawasan barat Sentosa.
Beberapa lokasi yang masuk dalam rute layanan ini antara lain Mega Adventure Park, Ola Beach Club, Siloso Beach Resort, Pantai Siloso, hingga Pantai Palawan.
Ke depannya, jumlah titik pemberhentian direncanakan bertambah menjadi 27 lokasi dengan menjangkau kawasan timur Sentosa.
Namun, perluasan rute tersebut masih menunggu persetujuan dari Land Transport Authority (LTA), otoritas transportasi darat Singapura.
Cara Menggunakan Shuttle Gratis di Sentosa
Bagi wisatawan yang ingin mencoba pengalaman naik kendaraan tanpa sopir ini, pemesanan perjalanan dilakukan melalui aplikasi Tada.
Berikut beberapa hal yang perlu diketahui sebelum menggunakan layanan tersebut:
1. Unduh dan buka aplikasi Tada.
2. Lakukan pemesanan perjalanan melalui aplikasi.
3. Pilih titik penjemputan dan tujuan yang tersedia.
4. Datangi lokasi penjemputan sesuai informasi pemesanan.
5. Nikmati perjalanan menggunakan shuttle otonom secara gratis selama masa uji coba.
Wisatawan perlu memperhatikan jadwal operasional yang ditetapkan, yakni pukul 13.00 hingga 19.00 setiap hari selama periode uji coba.
Tetap Ada Petugas Keselamatan di Dalam Kendaraan
Meski disebut shuttle tanpa pengemudi, kendaraan tersebut tidak sepenuhnya beroperasi tanpa pengawasan manusia.
Setiap kendaraan tetap dilengkapi petugas keselamatan atau safety operator yang bertugas memantau perjalanan dan mengambil alih kendali apabila terjadi kondisi darurat.
Sebelum bertugas, para petugas akan menjalani pelatihan selama satu bulan. Materi pelatihan mencakup pengoperasian kendaraan, penanganan keadaan darurat, serta teknik mengemudi defensif.
Petugas keselamatan tersebut berasal dari TTS, perusahaan yang telah berpengalaman mengoperasikan layanan bus di kawasan Sentosa.
Selain pengawasan langsung, kendaraan juga akan dipantau dari jarak jauh selama beroperasi.
Waktu Tunggu Diperkirakan 5-7 Menit
Kehadiran shuttle otonom ini mendapat sambutan positif dari pelaku industri perhotelan di Sentosa.
General Manager Shangri-La Rasa Sentosa, Allen Khoo, menilai layanan tersebut dapat mempermudah tamu hotel menjangkau berbagai fasilitas wisata, seperti restoran, klub pantai, dan atraksi populer di pulau tersebut.
Menurutnya, waktu tunggu sekitar lima hingga tujuh menit masih tergolong wajar dan dapat diterima oleh wisatawan.
Rute shuttle nantinya akan melewati jalan umum serta jalur khusus kendaraan layanan, termasuk jalur yang biasa digunakan kendaraan pengiriman barang. Pengaturan ini diharapkan dapat membuat perjalanan lebih efisien.
Bukan Menggantikan Transportasi yang Sudah Ada
Tada menyebut kerja sama dengan SDC sebagai langkah awal untuk mengembangkan pemanfaatan kendaraan otonom di kawasan wisata Sentosa.
Layanan ini bukan dimaksudkan untuk menggantikan pengemudi atau transportasi yang sudah tersedia. Sebaliknya, shuttle tanpa sopir akan menjadi pilihan tambahan bagi wisatawan yang ingin berpindah dari satu destinasi ke destinasi lainnya.
Selama masa uji coba, SDC dan Tada akan mengevaluasi waktu tunggu, kepastian perjalanan, hingga integrasi shuttle dengan layanan transportasi lainnya.
Hasil evaluasi tersebut nantinya menjadi pertimbangan untuk menentukan kebutuhan dan kemungkinan pengembangan layanan kendaraan otonom di Sentosa.
Bagi wisatawan Indonesia yang berencana berlibur ke Singapura pada 2027, kehadiran shuttle gratis ini bisa menjadi pengalaman baru yang menarik untuk dicoba.
Ingin liburan ke Singapura dan menjelajahi berbagai destinasi wisata populer? Untuk informasi paket liburan, tiket, dan perjalanan ke Singapura, wisatawan dapat menghubungi Barokah Tour & Travel Batam. (dr)
Sumber: kompas

