MELAKA – Jika sedang merencanakan liburan ke Malaysia, jangan hanya mengunjungi Kuala Lumpur. Luangkan waktu untuk singgah ke Melaka (Malacca), kota bersejarah yang telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
Berjarak sekitar dua jam perjalanan darat dari Kuala Lumpur, Melaka menawarkan perpaduan unik antara bangunan kolonial peninggalan Portugis, Belanda, dan Inggris dengan budaya Melayu serta Tionghoa Peranakan yang masih terjaga hingga kini.
Baca juga: Wisata Kuliner Batam 2026: Dari Seafood Premium hingga Coffee Shop Instagramable dengan View Laut
Kota ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata sejarah, berburu kuliner legendaris, hingga mengabadikan momen di berbagai spot Instagramable.
1. Dutch Square, Ikon Wisata Paling Populer di Melaka

Perjalanan wisata biasanya dimulai dari Dutch Square atau yang lebih dikenal sebagai Red Square.
Kawasan ini menjadi ikon Melaka berkat deretan bangunan berwarna merah bata yang sangat khas. Di sini wisatawan dapat melihat Christ Church Melaka, gereja peninggalan Belanda yang menjadi salah satu gereja tertua di Malaysia, serta Tan Beng Swee Clock Tower yang berdiri megah di tengah kawasan.
Suasana klasiknya membuat Dutch Square menjadi lokasi favorit untuk berfoto.
Baca juga: Lagi Viral! Oris Experience Batam Jadi Tempat Nongkrong 24 Jam Favorit Gen Z di Bengkong
2. Stadthuys, Bekas Kantor Gubernur Belanda
Masih berada di kawasan yang sama, terdapat Stadthuys, bangunan bersejarah yang dibangun pada tahun 1650 sebagai kantor pemerintahan Belanda.
Kini, bangunan tersebut telah diubah menjadi museum yang menyimpan berbagai koleksi sejarah perjalanan Melaka dari masa kolonial hingga era modern.
3. Benteng A Famosa, Saksi Bisu Penjajahan Portugis
Belum lengkap rasanya ke Melaka tanpa mengunjungi Benteng A Famosa.
Benteng yang dibangun Portugis pada tahun 1511 ini hanya menyisakan gerbang utamanya, namun tetap menjadi salah satu situs sejarah paling terkenal di Malaysia.
Lokasinya berada tidak jauh dari Dutch Square sehingga mudah dijangkau dengan berjalan kaki.
4. Gereja Santo Paulus dengan Panorama Kota Melaka
Berjalan sedikit menanjak dari A Famosa, wisatawan akan menemukan St. Paul’s Church atau Gereja Santo Paulus.
Meski kini hanya berupa reruntuhan, gereja ini menyuguhkan suasana klasik lengkap dengan batu nisan kuno dan panorama Kota Melaka dari atas bukit yang sangat memukau.
5. Jonker Walk, Surga Kuliner dan Belanja Suvenir
Tak jauh dari kawasan sejarah terdapat Jonker Walk, jalan paling terkenal di Melaka.
Pada siang hari, kawasan ini dipenuhi toko suvenir, galeri seni, dan barang antik. Saat malam akhir pekan, Jonker Walk berubah menjadi pasar malam yang dipenuhi aneka jajanan khas, hiburan jalanan, hingga pertunjukan musik.
Inilah tempat terbaik untuk merasakan suasana khas Melaka.
6. Baba & Nyonya Heritage Museum
Ingin mengenal budaya Peranakan lebih dekat? Kunjungi Baba & Nyonya Heritage Museum.
Museum ini menampilkan rumah keluarga Peranakan lengkap dengan perabot antik, busana tradisional, hingga kisah akulturasi budaya Melayu dan Tionghoa yang berkembang di Melaka selama ratusan tahun.
7. Cheng Hoon Teng Temple
Melaka juga memiliki Cheng Hoon Teng Temple, kuil Tionghoa tertua di Malaysia yang dibangun pada abad ke-17.
Keindahan ukiran kayu, arsitektur klasik, serta nuansa religius menjadikan tempat ini salah satu destinasi favorit wisatawan.
8. Menikmati Romantisnya Melaka River Cruise
Saat matahari mulai terbenam, saatnya mencoba Melaka River Cruise.
Selama sekitar 30 menit, kapal akan menyusuri Sungai Melaka yang dihiasi mural artistik, bangunan kolonial, jembatan cantik, dan lampu warna-warni yang menciptakan suasana romantis.
Aktivitas ini menjadi salah satu pengalaman wisata yang paling banyak direkomendasikan.
9. Menara Taming Sari
Bagi yang ingin menikmati panorama Kota Melaka dari ketinggian, Menara Taming Sari adalah pilihan terbaik.
Menara observasi setinggi sekitar 110 meter ini berputar 360 derajat sehingga pengunjung dapat melihat seluruh lanskap kota, Selat Melaka, hingga kawasan bersejarah dari sudut pandang berbeda.
10. Samudera Museum yang Berbentuk Kapal Raksasa
Destinasi unik lainnya adalah Samudera Museum, museum maritim berbentuk replika kapal Portugis Flor de la Mar.
Di dalamnya terdapat berbagai koleksi sejarah pelayaran, perdagangan internasional, serta kejayaan Selat Melaka sebagai jalur perdagangan dunia.
Kuliner Khas Melaka yang Sayang Dilewatkan
Liburan ke Melaka belum lengkap tanpa mencicipi kuliner khasnya.
Beberapa makanan yang wajib dicoba antara lain Chicken Rice Balls, nasi ayam berbentuk bulat yang menjadi ikon kuliner Melaka.
Selain itu ada Cendol Gula Melaka atau Cendol Durian yang terkenal dengan cita rasa manis gula aren khas Melaka.
Bagi pecinta makanan pedas, jangan lewatkan Asam Pedas Peranakan, hidangan tradisional yang kaya rempah dan menjadi favorit wisatawan.
Tips Liburan ke Melaka
Melaka dapat dijelajahi dalam one day trip dari Kuala Lumpur. Namun, jika ingin menikmati suasana malam di Jonker Walk dan Melaka River Cruise tanpa terburu-buru, menginap selama 2 hari 1 malam menjadi pilihan yang lebih ideal.
Sebagian besar objek wisata di kawasan pusat sejarah dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Untuk destinasi yang lebih jauh, wisatawan bisa menggunakan layanan Grab atau mencoba pengalaman unik berkeliling kota menggunakan beca hias yang menjadi ikon transportasi wisata Melaka.
Untuk informasi paket tour Melaka, bisa hubungi Barokah Tour. (dr)

